Informasi Pasien

Selamat Datang di Website Rumah Sakit Pertamina Prabumulih

Telepon : 0713-382742 (Humas Pemasaran) / 0713-383333 (IGD) / 0713-382742 (Customer Services), Email : humas.rsppbm@pertamedika.co.id , Halaman Facebook : Rumah Sakit Pertamina Prabumulih

Hak dan Kewajiban Pasien

HAK PASIEN

  • Memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
  • Memperoleh informasi tentang hak dan kewajiban pasien.
  • Memperoleh pelayanan yang manusiawi, adil, jujur dan tanpa diskriminasi.
  • Memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional.
  • Mempeoleh layanan yang efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian fisik dan materi.
  • Mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan.
  • Memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
  • Meminta konsultasi tentang penyakit yang dideritanya kepada dokter lain yang mempunyai Surat Izin Praktik (SIP) baik di dalam maupun di luar Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
  • Mendapatkan privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data-data medisnya.
  • Mendapat informasi yang meliputi diagnosis dan tata cara tindakan medis, tujuan tidakan medis, alternatif tindakan,, risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi, dan prognosis terhadap tindakan yang dilakukan serta perkiraan biaya pengobatan.
  • Memberikan persetujuan atau menolak atas tindakan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan terhadap penyakit yang dideritanya.
  • Didampingi keluarganya dalam keadaan kritis.
  • Menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan yang dianutnya selama hal itu tidak mengganggu pasien lainnya.
  • Memperoleh keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan di Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
  • Mengajukan usul, saran, perbaikan, atas perlakuan Rumah Sakit Pertamina Prabumulih terhadap dirinya.
  • Menolak pelayanan bimbingan rohani yang tidak sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianutnya.
  • Menggugat dan/ atau menuntut Rumah Sakit Pertamina Prabumulih apabila Rumah Sakit Pertamina Prabumulih diduga memberikan pelayanan yang tidak sesuai dengan standar baik secara perdata ataupun pidana.
  • Mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit Pertamina Prabumulih yang tidak sesuai dengan standar pelayanan melalui media cetak dan elektronik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


KEWAJIBAN PASIEN

  • Memberikan informasi yang akurat dan lengkap tentang keluhan sakit sekarang, riwayat medis yang lalu, hospitalisasi, medikasi/ pengobatan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan kesehatan pasien.
  • Mengikuti rencana pengobatan yang diadviskan oleh dokter termasuk instruksi para perawat dan profesional kesehatan yang lain sesuai perintah Dokter.
  • Memperlakukan staf Rumah Sakit Pertamina Prabumulih dan pasien lain dengan bermartabat dan hormat serta tidak melakukan tindakan yang akan mengganggu pekerjaan Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
  • Menghormati privasi orang lain dan barang milik Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
  • Tidak membawa alkohol, obat-obat yang tidak mendapat persetujuan / senjata ke dalam Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
  • Menghormati bahwa Rumah Sakit adalah area bebas rokok.
  • Mematuhi jam kunjungan dari Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
  • Meninggalkan barang berharga di rumah dan membawa hanya barang-barang yang penting selama tinggal di Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
  • Memastikan bahwa kewajiban finansial atas asuhan pasien dipenuhi sebagaimana kebijakan Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
  • Bertanggung jawab atas tindakannya sendiri bila mereka menolak pengobatan atau advis dokternya.

Tata Tertib Pasien, Pendamping dan Pengunjung

BAGI PASIEN

  • Pasien dilarang membawa barang-barang berharga. Pihak Rumah Sakit tidak bertanggung jawab atas kehilangan barang tersebut termasuk penggantiannya.
  • Pasien dilarang keluar ruang perawatan tanpa seijin Dokter maupun perawat.
  • Pasien dilarang mengkonsumsi makanan di luar diet yang ditentukan.
  • Pasien dilarang menggantung baju atau sejenisnya di dalam kamar mandi guna menjaga kerapihan dan kenyamanan.
  • Pasien dilarang memindahkan barang-barang rumah sakit.
  • Pasien harus menjaga kebersihan, kerapihan dan ketertiban di lingkungan RSPPbm.


BAGI PENUNGGU PASIEN

  • Mempunyai surat ijin tunggu dari dokter yang merawat.
  • Penunggu pasien tidak lebih dari 2 (dua) orang.
  • Penunggu pasien harus menunggu di ruang tunggu yang telah disediakan, khusus bagi pasien yang dirawat di ICU.
  • Penunggu pasien dilarang masuk ke ruang lain.
  • Penunggu pasien dilarang membawa peralatan tidur (kasur, tikar, dll) dan menggunakan tempat tidur pasien.
  • Pergantian penunggu pasien harus dilaporkan kepada Perawat Jaga dan Security guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Penunggu pasien dilarang merokok, mengkonsumsi narkoba dan alkohol di ruang pasien.
  • Penunggu pasien dilarang membawa senjata tajam / api.
  • Penunggu pasien dilarang menimbulkan keributan dan berbuat asusila di lingkungan Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
  • Penunggu pasien harus menjaga kebersihan, kerapihan dan ketertiban di lingkungan Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
  • Penunggu pasien dilarang membawa / menggunakan alat-alat elektronik seperti setrika, hair dryer, alat masak, dll, guna menghindari terjadinya kebakaran.
  • Penunggu Pasien dilarang memindahkan barang-barang Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
  • Penunggu pasien harus dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.


BAGI PENGUNJUNG PASIEN

  • Jam Berkunjung:
    1. Pagi 11.00 WIB - 13.00 WIB
    2. Sore 17.00 WIB - 20.00 WIB


  • Pengunjung, terutama anak di bawah usia 12 tahun tidak diijinkan masuk ke ruang perawatan, kecuali pasien dalam keadaan kritis dan mendapat ijin dari dokter.
  • Pengunjung dilarang berkunjung di luar waktu berkunjung, kecuali mendapat persetujuan dari dokter yang merawat atau mendapat surat ijin dari security yang bertugas.
  • Pengunjung dilarang merokok, mengkonsumsi narkoba dan alkohol di Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
  • Demi mencegah terjadinya penyebaran infeksi terhadap pasien, Pengunjung dilarang membawa karangan bunga ke ruang perawatan.
  • Pengunjung dilarang menggunakan kamar mandi / WC pasien, disediakan WC umum.
  • Penunggu pasien harus menjaga kebersihan, kerapihan dan ketertiban di lingkungan Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
  • Penunggu pasien dilarang membawa senjata tajam / api.



Registrasi Rawat Jalan Tunai

  1. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan memberikan salam sapa kepada pasien.
  2. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan melakukan screening dan menjaga privasi pasien.
  3. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan memastikan apakah pasien tersebut sudah pernah/ belum berkunjung ke RSPPbm.
  4. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan menanyakan status pembayaran pasien.
  5. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan melakukan prosedur sebagai berikut:
    • PASIEN BARU (Belum pernah berobat ke RSPPbm) :
      1. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan memastikan apakah pasien tersebut sudah pernah berkunjung ke RSPPbm atau belum dengan melakukan pencarian data pada SIM RS berdasarkan nama pasien/ tanggal lahir pasien.
      2. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan memberikan Formulir Pengkajian Umum Pasien Rawat Jalan untuk diisi identitas oleh pasien sesuai dengan KTP (Jika sudah memiliki KTP) dan sesuai dengan data yang ditulis oleh orangtua pasien (bagi pasien yang belum memiliki KTP) / identitas resmi lainnya.
      3. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan meminta KTP/ Identitas resmi lainnya.
      4. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan melakukan pengecekan formulir yang diisi dan memastikan tujuan poliklinik.
      5. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan membuat Master Data Pasien pada SIM RS, dengan menginput nama pasien, tempat tgl. lahir, alamat, no. telp, jenis kelamin, agama, status pembayaran, dll.
      6. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan melakukan scan KTP/ identitas resmi sebagai arsip.
      7. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan melakukan registrasi sesuai dengan poliklinik yang dituju,dan mencetak bukti berobat.
      8. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan membuatkan kartu berobat RSPPbm dan memberikan nomor antrian untuk ke poliklinik.
    • PASIEN LAMA :
      1. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan meminta kartu berobat dan mengaktifkan Medical Record Number (MRN) pada SIM RS.
      2. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan menanyakan nama pasien/ tanggal lahir, jika pasien tidak membawa kartu berobat dan melakukan pencarian data pada SIM RS.
      3. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan melakukan pemutahiran data apabila terdapat data yang tidak sesuai.
      4. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan melakukan registrasi sesuai dengan poliklinik yang dituju, dan mencetak bukti berobat.
  6. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan menginformasikan adanya Hak dan Kewajiban dan Tata tertib pasien selama berada di RSPPbm dengan memberikan brosur.
  7. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan menginformasikan jadwal dokter atau memberikan brosur jadwal dokter.
  8. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan membuat Berkas Rekam Medis (BRM).
  9. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan memberikan kartu berobat, KTP / identitas resmi, bukti berobat serta di validasi yang berisi nama pasien, dokter yang dituju dan nomor urut poliklinik dan kartu berobat serta mengarahkan pasien ke kasir untuk biaya konsul dan administrasi terlebih dahulu setelah itu menunggu di ruang tunggu poliklinik dengan melihat nama dokter pada pintu poliklinik.

Registrasi Rawat Jalan Non Tunai

  1. Pasien melakukan pendaftaran.
  2. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan memberikan salam sapa kepada pasien.
  3. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan melakukan screening dan menjaga privasi pasien.
  4. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan memastikan apakah pasien tersebut sudah pernah/ belum berkunjung ke RSPPbm.
  5. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan menanyakan status pembayaran pasien.
  6. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan melakukan prosedur sebagai berikut :
    • PASIEN BARU (Belum pernah berobat ke Rumah Sakit Pertamina Prabumulih) :
      1. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan memastikan apakah pasien tersebut sudah pernah berkunjung ke Rumah Sakit Pertamina Prabumulih atau belum dengan melakukan pencarian data pada SIM RS berdasarkan nama/ tanggal lahir pasien, dll.
      2. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan memberikan Formulir Pengkajian Umum Pasien Rawat Jalan untuk diisi identitas oleh pasien sesuai dengan KTP/ Identitas resmi (Jika sudah memiliki KTP) dan sesuai dengan data yang ditulis oleh orangtua pasien (bagi pasien yang belum memiliki KTP).
      3. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan meminta kartu asuransi kesehatan / KTP / ID card / kartu berobat / KBPP/ SIJ (luar domisili) / surat rujukan / surat pengantar / surat jaminan.
      4. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan melakukan pengecekan formulir yang diisi, memastikan tujuan poliklinik.
      5. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan membuat Master Data Pasien pada SIM RS, dengan menginput nama, tempat tgl. lahir, alamat, no. telp, jenis kelamin, agama, status pembayaran, dll) serta eselon pembayarannya.
      6. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan melakukan registrasi sesuai dengan poliklinik yang dituju, dan mencetak bukti berobat pasien.
      7. Pertugas Penerimaaan Pasien Rawat Jalan memberikan nomor antrian poli tujuan kepada pasien.
      8. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan menyiapkan BRM untuk di distribusikan ke poli tujuan.
    • PASIEN LAMA :
      1. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan meminta kartu berobat, kartu asuransi dan mengaktifkan Medical Record Number (MRN) pada SIM RS.
      2. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan menanyakan nama pasien/ tanggal lahir, dll, jika pasien tidak membawa kartu berobat dan melakukan pencarian data pada SIM RS.
      3. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan memastikan kesesuaian nama dan tanggal lahir pasien.
      4. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan melakukan pemutahiran data apabila terdapat data yang tidak sesuai, baik identitas pasien, maupun asuransi / perusahaan penjaminan pasien.
      5. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan melakukan registrasi sesuai dengan poliklinik yang dituju, dan mencetak bukti berobat .
  7. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan memberikan formulir asuransi sesuai dengan asuransi penjaminnya untuk diisi dan di tandatangani oleh pasien / keluarga pasien.
  8. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan membuat SEP (khusus untuk peserta BPJS) dan meminta pasien untuk menandatangani.
  9. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan melakukan scan kartu asuransi kesehatan / KTP / ID card / kartu berobat / kartu asuransi / KBPP / SIJ (luar domisili) / surat rujukan / surat pengantar / surat jaminan sebagai arsip.
  10. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan menginformasikan adanya Hak dan Kewajiban dan Tata tertib pasien selama berada di RSPPbm dengan memberikan brosur.
  11. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan menginformasikan jadwal dokter atau memberikan brosur jadwal dokter.
  12. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan membuat Berkas Rekam Medis (BRM) Pasien dengan menuliskan kode poliklinik/ dokter yang di tuju.
  13. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Jalan memberikan kartu asuransi kesehatan / KTP / ID card / kartu berobat / KBPP/ SIJ (luar domisili) / surat rujukan / surat pengantar / surat jaminan, bukti berobat serta di validasi yang berisi nama pasien, dokter yang dituju dan nomor urut poliklinik serta mengarahkan pasien untuk menunggu di ruang tunggu poliklinik dengan melihat nama dokter pada pintu poliklinik.

Registrasi Rawat Inap Tunai

  1. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap memberikan salam sapa kepada pasien.
  2. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap melakukan screening dan menjaga privasi pasien.
  3. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap menerima Formulir Pasien Masuk Rawat Inap serta menanyakan status pembayaran pasien.
  4. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap meminta KTP/ identitas resmi kepada pasien (jika sudah memiliki KTP).
  5. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap melakukan pemutakhiran data atas identitas pasien (nama, alamat, tempat tgl. lahir, no. telp, jenis kelamin, agama, status penjaminan, dll).
  6. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap menginformasikan perihal kelas kamar yang tersedia, fasilitas dan harga kamar, dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan rawat inap.
  7. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap memesankan kamar sesuai keinginan pasien.
  8. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap melakukan registrasi (check-in) pasien rawat inap sesuai dengan ruang rawat.
  9. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap menyiapkan dokumen rawat inap dan menjelaskan isi dokumen terlebih dahulu kepada pasien / keluarga sebelum mengisi dan menandatangani berkas rawat inap : general consent, Identitas Pasien, bukti berobat rawat inap, Surat Pernyataan (status pembayaran), Surat Pernyataan Prosedur Pembayaran Biaya Perawatan Pasien Rawat Inap (Deposit).
  10. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap menjelaskan hal-hal yang menyangkut persetujuan umum (General Concent), mencakup tentang :
    • Persetujuan untuk perawatan dan pengobatan
    • Barang-barang milik pasien
    • Persetujuan pelepasan informasi medis
    • Hak dan Kewajiban serta tata tertib pasien/ penunggu pasien
    • Informasi Rawat Inap; meliputi :
      1. Jam berkunjung (jam besuk) serta kartu penunggu pasien (2 buah) yang dapat diambil di pos sekuriti.
      2. Sanksi bagi penunggu atau pengunjung pasien jika diketahui merokok di area RS.
    • Privasi Pasien
    • Informasi Biaya
  11. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap entry pemasangan gelang identitas pasien pada SIM RS.
  12. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap menyiapkan berkas yang akan dibawa oleh pasien/ keluarga pasien ;
    • Formulir general consent;
    • Formulir Bukti Rawat Inap,
    • Formulir Identitas Pasien,
    • Surat Pernyataan (status pembayaran),
    • Formulir Pembayaran Biaya Perawatan Pasien Rawat Inap (Deposit)
    • Bracelet (biru untuk pria dan pink untuk wanita),
    • Dan mempersilahkan pasien/ keluarga pasien untuk kembali ke IGD
  13. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap menganjurkan pasien ke kasir dengan membawa Formulir Pembayaran Biaya Perawatan Pasien Rawat Inap (Deposit) untuk membayar deposit sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  14. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap merapihkan Formulir Pasien Masuk Rawat Inap dan disimpan dalam odner sebagai arsip.

Registrasi Rawat Inap Non Tunai

  1. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap memberikan salam sapa kepada pasien.
  2. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap melakukan screening dan menjaga privasi pasien.
  3. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap menerima Formulir Pasien Masuk Rawat Inap serta menanyakan status pembayaran pasien.
  4. Petugas Pasien Rawat Inap meminta KTP/ ID card / kartu berobat / Kartu asuransi / KBPP/ SIJ (luar domisili) / surat rujukan / surat pengantar / surat jaminan atas nama pasien tersebut yang masih berlaku untuk di scan per tanggal kunjungan dalam komputer sebagai arsip, kemudian mengembalikannya kepada pasien.
  5. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap melakukan pemutakhiran data atas identitas pasien (nama, alamat, tempat tgl. lahir, no. telp, jenis kelamin, agama, status penjaminan, nomor polis/ peserta asuransi).
  6. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap menginformasikan perihal kelas kamar yang tersedia, fasilitas dan harga kamar, dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan rawat inap.
  7. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap memesankan kamar sesuai dengan benefit/ hak kamar pasien dan atau sesuai keinginan pasien.
  8. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap membuat laporan pasien masuk rawat / konfirmasi pasien masuk rawat inap kepada penjamin.
    • (khusus pasien BPJS) Membuat dan mencetak SEP
    • (Khusus asuransi berlogo admedika)
    • Petugas Pasien Rawat Inap menggesek kartu asuransi admedika pada mesin EDC dan menjelaskan manfaat/ fasilitas/ limit yang tertera pada struk, kemudian konfirmasi pasien masuk ke asuransi penjaminnya.
  9. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap melakukan registrasi (check-in) pasien rawat inap sesuai dengan ruang rawat.
  10. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap menyiapkan dokumen rawat inap dan menjelaskan isi dokumen terlebih dahulu kepada pasien / keluarga sebelum mengisi dan menandatangani berkas rawat inap : general consent, Identitas Pasien, bukti berobat rawat inap, Surat Pernyataan (status pembayaran), Surat Ijin / Persetujuan Pelepasan Informasi Medis.
  11. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap menjelaskan hal-hal yang menyangkut persetujuan umum (General Concent), mencakup tentang :
    1. Persetujuan untuk perawatan dan pengobatan
    2. Barang-barang milik pasien
    3. Persetujuan pelepasan informasi medis
    4. Hak dan Kewajiban serta tata tertib pasien/ penunggu pasien
    5. Informasi Rawat Inap; meliputi :
      • Jam berkunjung (jam besuk) serta kartu penunggu pasien (2 buah) yang dapat diambil di pos sekuriti.
      • Sanksi bagi penunggu atau pengunjung pasien jika diketahui merokok di area RS.
    6. Privasi Pasien
    7. Informasi Biaya
  12. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap menyiapkan Surat Pernyataan Naik Kelas Perawatan (apabila tidak sesuai dengan benefit/ hak kamar pasien) dan discan sebagai arsip. Khusus untuk pasien BPJS disertakan Surat Pernyataan Prosedur Pembayaran Biaya Perawatan Pasien Rawat Inap (Deposit).
  13. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap entry pemasangan gelang identitas pasien dalam SIM RS.
  14. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap menyiapkan berkas yang akan dibawa oleh pasien/ keluarga pasien ;
    • Formulir general consent;
    • Formulir Bukti Rawat Inap,
    • Formulir Identitas Pasien,
    • Surat Pernyataan (status pembayaran),
    • Surat Ijin / Persetujuan Pelepasan Informasi Medis.
    • Bracelet (biru untuk pria dan pink untuk wanita)
    • Dan mempersilahkan pasien/ keluarga pasien untuk kembali ke IGD
  15. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap menganjurkan pasien ke kasir dengan membawa Formulir Pembayaran Biaya Perawatan Pasien Rawat Inap (Deposit) untuk membayar deposit sesuai dengan ketentuan yang berlaku (khusus pasien BPJS Naik Kelas APS)
  16. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap merapihkan berkas Formulir Pasien Masuk Rawat Inap dan disimpan dalam folder sebagai arsip.
  17. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap memonitor surat rujukan/ surat pengantar / SIJ (luar domisili) / surat jaminan rawat inap ke asuransi / perusahaan penjamin.
  18. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap melakukan pemutakhiran data pada SIM RS apabila surat jaminan rawat inap sudah ada dan memastikan kelas rawat pasien sudah sesuai dengan surat jaminan tersebut dan menginformasikan jika ada perubahan benefit pasien kepada perawat di ruang rawat inap.
  19. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap menyimpan surat jaminan rawat inap dan di scan per tanggal kunjungan dalam komputer sebagai arsip.
  20. Petugas Penerimaan Pasien Rawat Inap menyerahkan surat rujukan/ surat pengantar / SIJ Pensiunan (luar domisili) / surat jaminan rawat inap ke Petugas Administrasi Rawat Inap untuk di distribusikan ke ruang perawatan sebagai lampiran penagihan.